SEO BLOG & TEMPLATES
CB Magazine »
Media Sosial
,
News
»
Iklan Rokok Mesum Sampoerna A Mild Menuai Protes
Iklan Rokok Mesum Sampoerna A Mild Menuai Protes
Posted by CB Magazine on Thứ Ba, 6 tháng 1, 2015 |
Media Sosial,
News
CB Magazine -- Papan reklame iklan rokok Sampoerna A Mild menuai protes karena dinilai berbau mesum atau pornografi. Iklan yang tersebar di berbagai kota tersebut juga dinilai mempromosikan kebebasan seks.
Iklan rokok produk PT HM Sampoerna Tbk ini memasang foto sepasang anak mudan dengan adegan yang nyaris berciuman.
Dalam iklan itu juga tertulis pesan, "Mula-mula malu-malu, lama-lama mau." Iklan tersebut menuai protes dan menghebohkan media sosial. Iklan rokok itu juga memunculkan petisi online melalui situs Change.org.
Pasal 27 dan 28 dalam peraturan pemerintah itu menyebutkan iklan produk tembakau tidak boleh bertentangan dengan norma dan budaya di Masayarakat.
Pihak Sampoerna pun menghentikan penayangan iklan kontroversial di papan besar itu. Dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2015), perusahaan rokok yang berpusat di Surabaya itu menyatakan menyambut baik kritik dari masyarakat dan menghentikan penayangan iklan tersebut terhitung mulai Selasa 6 Januari 2015.
Di kota Bandung, petugas Satpol PP sudah menurunkan iklan reklame rokok yang dianggap menyebarkan pesan mesum itu. (Sumber: Viva News, Republika Online, Facebook, Twitter).*
Iklan rokok produk PT HM Sampoerna Tbk ini memasang foto sepasang anak mudan dengan adegan yang nyaris berciuman.
Dalam iklan itu juga tertulis pesan, "Mula-mula malu-malu, lama-lama mau." Iklan tersebut menuai protes dan menghebohkan media sosial. Iklan rokok itu juga memunculkan petisi online melalui situs Change.org.
Tidak hanya masyatakat yang protes, pihak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga meminta PT HM Sampoerna segera menghentikan dan menarik iklan rokok terbarunya itu. YLKI menilai iklan rokok tersebut berbau pornografi dan bisa dikategorikan telah melanggar PP No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.
Pasal 27 dan 28 dalam peraturan pemerintah itu menyebutkan iklan produk tembakau tidak boleh bertentangan dengan norma dan budaya di Masayarakat.
Pihak Sampoerna pun menghentikan penayangan iklan kontroversial di papan besar itu. Dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2015), perusahaan rokok yang berpusat di Surabaya itu menyatakan menyambut baik kritik dari masyarakat dan menghentikan penayangan iklan tersebut terhitung mulai Selasa 6 Januari 2015.
Di kota Bandung, petugas Satpol PP sudah menurunkan iklan reklame rokok yang dianggap menyebarkan pesan mesum itu. (Sumber: Viva News, Republika Online, Facebook, Twitter).*
Tentang NJW2
Top 5 Popular of The Week
-
CB Magazine -- Lagi, fenomena wanita cantik dengan profesi tertentu menghebohkan netizen atau media sosial. Setelah tukang tambal ban cantik...
-
Chelsea vs Crystal Palace 1-0 Goal & Highlights Video CHELSEA memastikan diri tampil sebagai juara Liga Primer Inggris 2014/2015 setelah...
-
Koleksi Gambar Keren & Unik Kartu Ucapan Selamat Lebaran atau Selamat Idul Fitri 1436 H / 2015 M. CB Magazine -- Desain Kartu Ucapan Sel...
-
CB Magazine -- Geng Motor Exalt To Coitus (XTC) Indonesia berubah menjadi organisasi masyarakat (ormas) di tempat kelahirannya di Bandung, M...
-
SONY secara resmi meluncurkan Smartphone terbarunya bernama Xperia C4 dan Xperia C4 Dual, Rabu (6/5/15). Kedua ponsel pintar generasu bar...
-
Pihak sekolah akan bekerja sama dengan kepolisian lokal. Tahun lalu, program ini berakhir dengan 12 investigasi oleh polisi. Sekolah-sekolah...
-
CB Magazine -- Sebuah survei terbaru tentang pengguna media sosial Facebook menemukan dua jenis pengguna aktif Facebook. Jenis Facebooker ak...
-
Tulisan Arab di Kostum Agne Monica itu "Al Muttahidah" yang artinya adalah "bersatu" atau "persatuan" (United ...
-
Siaran Langsung RCTI Sabtu 4 April 2015 Pkl. 15.00 WIB CB Magazine -- Laga Persib Bandung vs Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat Band...


Không có nhận xét nào: