SEO BLOG & TEMPLATES
CB Magazine »
Gaya Hidup
,
Video
»
Tarian Erotis 'Candoleng Doleng' Kembali Marak di Polewali Mandar
Tarian Erotis 'Candoleng Doleng' Kembali Marak di Polewali Mandar
Posted by CB Magazine on Thứ Ba, 4 tháng 8, 2015 |
Gaya Hidup,
Video
Tarian Erotis 'Candoleng Doleng' Kembali Marak di Polewali Mandar. Disaksikan anak-anak bawah umur, para penari tampak "menggila" dengan pornoaksinya. Pertunjukan ini melanggar UU Pornografi & Pornoaksi.
CB Magazine -- Pertunjukan erotis "Candoleng-doleng" tidak pernah hilang dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pertunjukan musik atau organ tunggal yang dicerca oleh banyak pihak tersebut tetap subur di Polewali.
Dilansir Kompas, suguhan musik dan tarian candoleng-doleng ini berkembang luas dari pedalaman ke pedalaman hingga pulau-pulau di sekitar Polewali Mandar.
Salah satu aksi tersebut ditemukan di Pulau Battoa, saat ada pesta hajatan perkawinan, Senin (3/8/2015) malam. Di awal pertunjukan, para biduan itu tampil sangat santun dengan balutan pakaian panjang, diiringi musik bernuansa agamawi.
Namun, saat malam semakin larut, biduan-biduan yang semula tampil "alim" itu berubah menjadi "liar" dan dengan berani dan mengumbar aurat dan taria erotis di depan penonton.
CB Magazine -- Pertunjukan erotis "Candoleng-doleng" tidak pernah hilang dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pertunjukan musik atau organ tunggal yang dicerca oleh banyak pihak tersebut tetap subur di Polewali.
Dilansir Kompas, suguhan musik dan tarian candoleng-doleng ini berkembang luas dari pedalaman ke pedalaman hingga pulau-pulau di sekitar Polewali Mandar.
Salah satu aksi tersebut ditemukan di Pulau Battoa, saat ada pesta hajatan perkawinan, Senin (3/8/2015) malam. Di awal pertunjukan, para biduan itu tampil sangat santun dengan balutan pakaian panjang, diiringi musik bernuansa agamawi.
Namun, saat malam semakin larut, biduan-biduan yang semula tampil "alim" itu berubah menjadi "liar" dan dengan berani dan mengumbar aurat dan taria erotis di depan penonton.
Tak cuma orang dewasa, di antara ratusan penonton yang memadati area di sekitar panggung pada malam itu juga terdapat anak-anak.
Pertunjukan dimulai ketika jarum jam menunjuk ke angka 10.00 malam. Para gadis tersebut mulai tampil solo dengan busana yang minim. Sejurus dengan itu, puluhan pemuda dan bahkan orang tua mulai memberikan uang untuk sawer mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 100.000.
Berdasarkan pengakuan pengelola organ tunggal di Polewali, mereka memang lebih berani menggelar pertunjukan di pedalaman dan pulau-pulau karena dirasa relatif aman dari protes warga yang tidak setuju.
Pertunjukan dimulai ketika jarum jam menunjuk ke angka 10.00 malam. Para gadis tersebut mulai tampil solo dengan busana yang minim. Sejurus dengan itu, puluhan pemuda dan bahkan orang tua mulai memberikan uang untuk sawer mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 100.000.
Berdasarkan pengakuan pengelola organ tunggal di Polewali, mereka memang lebih berani menggelar pertunjukan di pedalaman dan pulau-pulau karena dirasa relatif aman dari protes warga yang tidak setuju.
Tarian Erotis Candoleng Doleng itu bisa ditemukan di Youtube. Mirisnya, tampak anak-anak usia TK dan SD menonton tarian pornoaksi itu di depan dan sekitar panggung pertunjukan.
Tarisn serupa juga marak di kalangan penyanyi dangdut dari panggung ke panggung, terutama di wilayah perdesaan. Video hot penyanyi dangdut ini juga banyak beredar di Youtube.
Tarian Erotis Candoleng Doleng dan sejenisnya jelas melanggar UU Pornografi. Disebutkan dalam UU tersebut:
Pasal 8: Setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi.
Pasal 9: Setiap orang dilarang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi.
Pasal 10: Setiap orang dilarang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.
Pasal 11: Setiap orang dilarang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai objek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6, Pasal 8, Pasal 9, atau Pasal 10.
Pasal 12: Setiap orang dilarang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi.*
Tentang NJW2
Top 5 Popular of The Week
-
Koleksi Gambar Keren & Unik Kartu Ucapan Selamat Lebaran atau Selamat Idul Fitri 1436 H / 2015 M. CB Magazine -- Desain Kartu Ucapan Sel...
-
SEIRING booming media sosial, istilah meme (baca: mim ) juga makin populer. Meme bermunculan di Facebook, Twitter, Path, WhatsApp, blog, d...
-
CB Magazine -- Lagi, fenomena wanita cantik dengan profesi tertentu menghebohkan netizen atau media sosial. Setelah tukang tambal ban cantik...
-
Hasil MotoGP Belanda 2015. Rossi Juara. Marquez Kedua. Jorge Lorenzo Ketiga. CB Magazine -- Lomba Balap MotoGP seri ke-8 di Sirkuit Assen Be...
-
Hasil MotoGP Italia 2015. Rossi Masih Memimpin Klasemen Sementara CB Magazine -- Jorge Lorenzo tampil sebagai juara sesi MotoGP Italia 2015 ...
-
Pemerintah akan memensiunkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan SD, SMP, dan SMA. Selain kelompok PNS bukan sarjana itu, pemerintah juga aka...
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2016. Seri Pertama di Qatar 20 Maret 2016 MOTOGP 2016 dimulai Minggu 20 Maret 2016 di Sirkuit Losail Doha Qatar. Seri ...
-
CB Magazine -- Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi menginstruksikan tembak di tempat bagi geng motor pelaku penusukan yang...
-
Daftar Pemain Persib Bandung 2016 yang diperkenalkan saat launching di Stadion Siliwangi Bandung Sabtu (23/4/2016). Ada 10 nama pemain baru ...
-
CB Magazine -- Ribuan anggota Geng Motor Brigez menyatakan bertobat dan siap menjalani hidup yang baik dan benar. Kelompok geng motor terbes...


Không có nhận xét nào: